Rheumatoid arthritis atau disebut rematik dapat memengaruhi gigi dan gusi melalui peradangan sistemik yang menyebabkan gusi bengkak autoimun, mulut kering, hingga gigi goyang karena radang sendi jika tidak dirawat dengan tepat.
Siapa sangka, penyakit autoimun seperti rheumatoid arthritis atau rematik ternyata bisa memengaruhi bukan hanya sendi, tapi juga kesehatan mulut?
Yap, kalau kamu pernah merasa nyeri rahang atau sulit membuka mulut saat sedang kambuh, bisa jadi itu dampak dari hubungan antara rheumatoid arthritis dan kesehatan gigi yang belum banyak diketahui.
Tapi tenang, kamu nggak sendiri dan kami di GigiKita siap bantu kamu pahami cara menjaganya.
Rheumatoid arthritis adalah kondisi autoimun kronis yang menyebabkan peradangan di jaringan sendi, dan dalam banyak kasus juga berdampak pada organ lain termasuk jaringan di dalam mulut.
Ketika sistem imun menyerang tubuh sendiri, jaringan lunak seperti gusi bisa ikut terdampak. Makanya, penting banget untuk mengenali keterkaitan rheumatoid arthritis dan gigi agar kamu bisa tetap menjaga kesehatan mulut secara menyeluruh.
Banyak orang mengira rheumatoid arthritis (RA) hanya menyerang sendi tangan atau lutut, padahal RA juga bisa berdampak pada mulut dan gusi.
Peradangan sistemik yang terjadi pada RA dapat memicu respons imun berlebih terhadap jaringan mulut, yang berujung pada gusi bengkak autoimun, nyeri, dan bahkan gigi goyang karena radang sendi.
Kondisi ini sering kali diperparah oleh mulut kering, yang merupakan efek samping dari pengobatan RA, serta gangguan mikrobioma mulut.
Akibatnya, bakteri lebih mudah berkembang, menyebabkan infeksi gusi yang tak kunjung sembuh.
Studi dalam Journal of Dental Research menunjukkan adanya hubungan biologis erat antara inflamasi RA dan penyakit periodontal, memperkuat urgensi menjaga kebersihan gigi secara rutin.
Jawabannya: ya, walaupun secara tidak langsung. RA tidak menyebabkan gigi berlubang secara langsung, namun bisa memicu kondisi yang mempercepat kerusakan gigi, seperti mulut kering kronis, penurunan kemampuan menyikat gigi akibat nyeri sendi, dan peningkatan risiko peradangan gusi.
Bila dibiarkan, kondisi ini akan memperburuk rheumatoid arthritis dan gigi secara bersamaan karena peradangan sistemik bisa menyebar lebih luas.
Selain itu, beberapa pasien mengalami penurunan kebersihan gigi dan gusi, akibat sulitnya melakukan gerakan menyikat gigi atau menggunakan benang gigi.
Maka, pengelolaan RA tidak hanya fokus pada sendi, tetapi juga pada perawatan gigi dan mulut yang konsisten dan terarah.
RA juga bisa memengaruhi sendi temporomandibular (TMJ)—yakni sendi penghubung antara rahang bawah dan tengkorak.
Peradangan pada TMJ dapat menimbulkan nyeri saat membuka mulut, mengunyah, bahkan saat berbicara.
Gejala seperti kaku rahang, suara klik saat membuka mulut, dan kesulitan mengunyah adalah tanda yang tidak boleh diabaikan.
Dalam jurnal British Dental Journal, disebutkan bahwa hampir 50% penderita RA mengalami gejala TMJ dalam berbagai tingkat.
Ketika sendi rahang terganggu, keseimbangan gigitan ikut terganggu, meningkatkan risiko kerusakan struktur gigi dan menyebabkan gusi meradang.
Jadi, penting bagi pasien RA untuk lebih peka terhadap gejala di area wajah dan rahang.
Penderita RA diketahui lebih rentan terkena periodontitis—jenis penyakit gusi kronis yang bisa menyebabkan kerusakan jaringan penyangga gigi.
Peradangan pada RA bekerja dengan cara yang mirip dengan peradangan gusi: sistem imun menjadi terlalu aktif, lalu menyerang jaringan sehat, termasuk gusi. Bila ini terjadi, gusi bisa mudah berdarah, bengkak, bahkan mengalami penyusutan.
Data dari Journal of Periodontology mengungkapkan bahwa penderita RA dua kali lipat lebih berisiko mengalami infeksi periodontal.
Risiko ini semakin tinggi bila penderita tidak rutin membersihkan gigi atau mengalami kesulitan merawat gigi karena nyeri sendi. Ini sebabnya menjaga kesehatan gusi sangat penting untuk mendukung kestabilan RA secara keseluruhan.

Menjaga kesehatan gigi bukan hal mustahil bagi penderita RA. Dengan langkah yang tepat, kamu bisa mencegah komplikasi lebih lanjut.
Berikut beberapa cara merawat gigi untuk penderita rheumatoid arthritis yang direkomendasikan oleh para ahli:
Gunakan sikat gigi elektrik dengan kepala kecil dan bulu lembut, agar tetap nyaman meski sendi sedang nyeri.
Pilih obat kumur antiseptik non-alkohol untuk menghindari mulut kering.
Konsumsi makanan yang mendukung kesehatan mulut, seperti kaya kalsium dan rendah gula.
Gunakan benang gigi dengan gagang atau sikat interdental untuk membersihkan sela gigi.
Lakukan kontrol ke dokter gigi setiap 3–6 bulan agar kondisi mulut terpantau optimal.
Kombinasi perawatan ini akan sangat membantu menekan dampak dari rheumatoid arthritis dan gigi, sekaligus menjaga kebersihan rongga mulut meski ada keterbatasan gerak.
Kamu sebaiknya segera konsultasi ke dokter gigi jika mulai mengalami gusi berdarah tanpa sebab, nyeri rahang berulang, mulut terasa kering berkepanjangan, atau perubahan pola gigitan.
Ini bisa menjadi sinyal awal adanya masalah yang berhubungan dengan RA dan gigi.Kondisi lain yang juga perlu diwaspadai adalah sariawan tak kunjung sembuh, gigi terasa goyang, atau rasa ngilu berlebih.
Penanganan dini oleh dokter gigi yang memahami kondisi autoimun akan membantu menghindari komplikasi seperti infeksi gusi atau bahkan pengeroposan tulang rahang.
Setelah memahami betapa erat kaitannya rheumatoid arthritis dan kesehatan gigi, kita jadi tahu bahwa perawatan mulut tidak bisa dianggap remeh.
RA dapat memperburuk kondisi mulut dan sebaliknya, penyakit gusi bisa memperparah peradangan RA. Tapi kabar baiknya, semua bisa dikelola dengan langkah perawatan yang tepat.
Mulai dari kebiasaan menyikat gigi dengan alat yang nyaman, menjaga pola makan, hingga kontrol rutin ke dokter gigi adalah bagian dari upaya besar menjaga kualitas hidup penderita RA.
Jadi, dari semua tips di atas, kira-kira langkah apa yang siap kamu terapkan mulai hari ini? Yuk, tetap semangat merawat diri—karena senyum sehat dimulai dari langkah kecil yang konsisten!
Referensi:
Kaur, S., White, S., & Bartold, P. M. – Periodontal disease and rheumatoid arthritis: A systematic review, Journal of Dental Research, 2013
de Pablo, P., Dietrich, T., & McAlindon, T. E. – Association of periodontal disease and tooth loss with rheumatoid arthritis in the US population, The Journal of Rheumatology, 2008
Zhang, Y., Teng, F., et al. – Oral microbiome and rheumatoid arthritis: Mechanistic insights and therapeutic opportunities, Frontiers in Immunology, 2020
British Dental Journal – Temporomandibular joint involvement in rheumatoid arthritis: Clinical significance and dental approach, BDJ, 2015
Journal of Periodontology – Rheumatoid arthritis and periodontitis: A shared inflammatory pathway, JOP, 2014
Tips Perawatan Gigi dan Mulut
Tips Perawatan Gigi dan Mulut
Tips Perawatan Gigi dan Mulut